Kalender pendidikan
Kontak Kami

SMA Negeri 90 Jakarta

Jalan Sabar, RT.14 / RW. 2,
Petukangan Selatan,
Pesanggrahan,
Kota Jakarta Selatan,
DKI Jakarta 12270
Email: sman90jkt@gmail.com

Phone : +62-21-7341866
Fax: +62-21-7341889
BERITA
Inspiratif, 5 Fakta Unik Sistem Pendidikan di Jepang
19 January 2017, 11:00 - admin

Liputan6.com, Jakarta Kualitas sumber daya manusia suatu negara sangat dipengaruhi oleh kualitas pendidikannya. Sebagai salah satu negara maju, kualitas pendidikan di Jepang memang tidak perlu ditanyakan lagi. Karakter bangsa Jepang yang dikenal sangat disiplin, pekerja keras, dan juga mandiri ternyata dibentuk dari sistem pendidikan mereka. Berikut adalah fakta-fakta unik tentang sistem pendidikan di Jepang yang bisa mengispirasi kita, seperti dikutip dari laman lifehack.org (Selasa, 15/11/2016).

Tidak ada ujian dalam 3 tahun pertama sekolah
Kebijakan tidak memberikan ujian pada siswa sampai mereka menginjak kelas 4 adalah karena orang Jepang lebih menghargai perilaku baik daripada nilai. Menurut budaya Jepang, lebih utama mengajarkan adab kepada siswa di kelas rendah daripada fokus mengetes kemampuan akademik mereka. Karena itu, karakter siswa harus lebih dulu dibangun. Siswa harus bisa menunjukkan rasa hormat kepada sesama siswa, juga pada

Tidak ada tukang bersih-bersih, siswa yang bertugas membersihkan lingkungan sekolah
Siswa di Jepang harus membersihkan sendiri ruangan kelas dan kamar mandi. Tujuannya adalah agar siswa belajar bekerja sama, berbagi tanggung jawab, dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap fasilitas sekolah. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok yang piket bergiliran mengerjakan tugas-tugas, seperti menyapu, mengelap kaca jendela, menggosok WC, dsb. Setiap tahun kelompok tersebut dirombak dan digilir kembali.

Siswa memakan makanan sama secara teratur
Kecuali siswa yang mempunyai alergi serius, siswa di Jepang harus memakan menu sehat yang telah disediakan di sekolah. Siswa diajarkan untuk mengkonsumsi makanan sehat dengan cara mengutamakan bahan makanan dan porsi makanan yang masuk ke perut mereka. Menu disusun oleh koki berpengalaman bersama ahli gizi profesional. Secara umum, menu makan siang di sekolah seringnya terdiri dari bahan makanan lokal yang segar. Uniknya, para guru ikut makan siang bersama siswa. Hal tersebut dilakukan untuk menguatkan hubungan guru dan murid.